Mitos Pohon Beringin Alun Alun Batang

Sumber gbr : google image
[jateng.tribunnews.com]

Selamat sore sobat boladiens adventure, tentunya anda semua pernah khan melihat Pohon Beringin. Pohon yang mempunyai nama latin Ficus benjamina  dikenal sebagai tumbuhan pekarangan dan tumbuhan hias pot. Beringin sangat akrab dengan budaya asli Indonesia. Tumbuhan yang berbentuk pohon besar ini seringkali dianggap suci dan melindungi penduduk setempat. Sesaji sering diberikan di bawah pohon beringin yang telah tua dan berukuran besar karena dianggap sebagai tempat kekuatan magis berkumpul. Bahkan ada beberapa orang yang menganggap bahwa tempat di sekitar pohon beringin adalah tempat yang “angker” dan perlu dijauhi. Pohon Beringin juga seringkali dijadikan symbol bagi suatu daerah. Hal ini terbukti disetiap alun-alun kebanyakan di tengah-tengahnya terdapat pohon Beringin.

Tidak terkecuali di Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah, Pohon Beringin berumur sekitar 300 tahun juga tertanam di tengah alun-alun Kabupaten Batang Jawa Tengah.
Pohon Beringin alun-alun Kabupaten Batang ini dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai Pohon Keramat, karena banyak terdapat benda pusaka. Salah satu benda pusaka yang nyata pernah muncul dari pohon tersebut adalah tombak Abirawa yang saat ini tersimpan di Museum Tosan Aji Batang. Namun sangat disayangkan, karena ulah beberapa orang yang tidak bertanggungjawab ada yang mengambil benda-benda pusaka tersebut. Sehingga pada tanggal 8 Oktober 2015 yang lalu pohon ini tumbang dan terbelah menjadi 2 bagian. Kejadian tersebut mirip yang terjadi sekitar 7 tahun yang lalu. Yang mana pada saat itu terdengar ledakan dari pohon tersebut.

Setelah diselidiki dari sisi mistis, ternyata ada yang mengambil pusaka sejenis Keris Nogo Runting. Ide pohon diganti, ditolak oleh salah satu sesepuh Batang yaitu Mbah Kyai Mahbub yang juga merupakan Imam Masjid Agung Batang. Beliau meminta agar pohon itu kembali berdiri. Hal itu karena pohon itu sebagai simbol Batang.

Untuk itu Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Batang akan kembali mendirikan pohon tersebut. Setelah merapikan ranting, dan menggali tanah untuk memasukkan akar. Baru setelah itu pohon akan ditarik dan ditanam lagi.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mitos Pohon Beringin Alun Alun Batang"

Post a Comment